Gaya Hidup
Cerita Pulau Migingo: Sedunia Terpadat, Ada Rumah-Rumah di Pulau
2024-12-11
Jakarta, CNBC Indonesia – Pulau Migingo memiliki ukuran sekitar 2.000 meter persegi, yang hanya setara dengan lapangan bola. Namun, pulau kecil ini memiliki keunikan yang luar biasa. Pulau ini terletak di sisi timur laut Danau Victoria dan merupakan tempat terpadat penduduknya di dunia. Meskipun ukurannya kecil, pulau ini memiliki banyak sejarah dan menjadi pusat pertikaian teritorial selama beberapa dekade.

Keunikan Pulau Migingo

Pulau Migingo dihuni oleh 1.000 warga dan merupakan salah satu tempat terpadat penduduknya di dunia. Meskipun pulau ini kecil, ia memiliki banyak fasilitas seperti tempat hiburan, penginapan, hingga supermarket (atau lebih tepatnya warung). Juga, jalan yang sempit dan suasana malam minim listrik menjadi ciri khas pulau ini.

Saat pagi hari, kita bisa melihat kapal-kapal nelayan berlabuh di pulau. Warga Migingo juga memiliki bengkel kapal dan menangani masalah kapal yang rusak di perairan. Pulau ini menjadi pusat penangkapan ikan utama setelah beberapa nelayan datang untuk mencoba menangkap ikan nila. Hal ini juga disebabkan oleh hilangnya kehidupan laut di Danau Victoria.

Histori Pulau Migingo

Pulau Migingo merupakan tempat terjadinya ‘perang terkecil’ di Afrika. Meskipun kini dikelola bersama oleh Uganda dan Kenya, selama beberapa dekade, pulau ini menjadi pusat pertikaian teritorial. Sempat bersitegang di tahun 2009, tetapi akhirnya kedua negara sepakat membuat joint commission untuk mengatur pulau ini.

Joe Hattab, pembuat film yang berbasis di Dubai, membagikan momen perjalanannya ke pulau ini. Ceritanya dibagikan di Youtube dan kita bisa melihat bagaimana padatnya pemukiman di pulau nelayan ini.

Fasilitas di Pulau Migingo

Pulau kecil tersebut konon menjadi rumah bagi empat bar, salon rambut, dan rumah bordil. Ada juga klinik kecil tempat seorang perawat menangani masalah-masalah kecil dari masyarakat pulau. Namun, jika ada masalah medis yang lebih serius, penduduk harus melakukan perjalanan ke daratan Kenya.

Karena pulau ini sangat terpencil, sekarang menjadi tempat yang semakin populer untuk memancing. Populasinya telah membengkak dari sekitar 130 penduduk pada tahun 2009 menjadi lebih dari 1.000 saat ini.

Saat kita melihat dari ketinggian, pulau ini sepenuhnya ditutupi oleh seng yang bergelombang. Seng ini berasal dari rumah-rumah yang menutupi tanah pulau, naik dan turun mengikuti kontur.

Pulau Migingo juga menjadi pusat perjalanan bagi nelayan dari berbagai negara seperti Kenya, Uganda, Tanzania, Somalia, Ethiopia, dan Republik Demokratik Kongo. Mereka datang ke pulau ini untuk mencari peluang dalam penangkapan ikan.

More Stories
see more