Pasar
Fluktuasi Pasar Saham Indonesia di Awal Tahun 2025
2025-01-14

Pada awal pekan ketiga tahun 2025, pasar saham Indonesia mengalami penurunan signifikan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot hingga melebihi 1%, mencapai posisi 7.016,88 pada hari Senin. Pergerakan ini menunjukkan volatilitas ekonomi yang tinggi dan reaksi investor terhadap berbagai faktor global dan domestik.

Banyaknya transaksi yang terjadi mencerminkan dinamika pasar yang aktif. Total nilai transaksi mencapai sekitar Rp 11,89 triliun dengan volume perdagangan mencapai 16,61 miliar saham. Investor asing tampaknya lebih memilih untuk melakukan penjualan bersih, mencatatkan jumlah hingga Rp383,46 miliar di seluruh pasar. Namun, beberapa saham tetap mendapat minat pembelian dari asing, seperti TLKM, BRPT, dan EXCL.

Ketidakpastian ekonomi dapat membawa tantangan, namun juga peluang. Meskipun IHSG mengalami penurunan, beberapa saham unggulan masih menarik perhatian investor asing. Ini menunjukkan bahwa meski dalam situasi sulit, pasar saham Indonesia tetap memiliki potensi kuat dan daya tarik tersendiri bagi investor internasional. Kepercayaan pada sektor-sektor tertentu, seperti telekomunikasi dan energi, menunjukkan optimisme yang bisa menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil di masa depan.

More Stories
see more