Sebuah inisiatif baru telah muncul di ibukota, memberikan platform bagi musisi-musisi muda untuk menampilkan karya orisinil mereka. Program musik mingguan yang bernama "Main-Main di Cipete" telah menjadi etalase penting bagi para pemula dalam industri musik. Acara ini tidak hanya membantu mempromosikan bakat lokal tetapi juga menciptakan lingkungan kolaboratif antara seniman dan penikmat musik.
Dalam suasana malam Senin yang tenang di Jakarta Selatan, tepatnya di Casatopia Cafe, sebuah acara musik rutin telah menjadi magnet bagi pencinta seni. Eno Suratno Wongsodimedjo, sang pendiri program ini, menjelaskan bahwa tujuan utamanya adalah menyediakan ruang bagi musisi muda untuk tampil langsung di depan penonton. Menurut Eno, pengalaman tampil live sangat penting untuk perkembangan karier seorang musisi, terutama bagi mereka yang masih berjuang mendapatkan kesempatan manggung.
Kehadiran "Main-Main di Cipete" telah membuka pintu bagi 19 musisi dari berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari Bekasi hingga Kolaka, setiap Senin malam, mereka berkumpul untuk berbagi karya dan belajar satu sama lain. Yang menarik, acara ini diselenggarakan secara gratis, memungkinkan siapa pun untuk datang dan merasakan atmosfer musikal yang unik. Konsep tanpa tiket ini menciptakan lingkungan yang lebih inklusif, di mana musisi dan penonton dapat berinteraksi secara bebas.
Eno menekankan bahwa acara ini bukan hanya tentang pertunjukan, tetapi juga tentang membangun jaringan dan menciptakan ekosistem musik yang saling mendukung. Dengan dukungan dari Reallist Management, ia berharap "Main-Main di Cipete" akan terus berkembang dan menjadi wadah yang lebih luas bagi talenta-talenta baru di Indonesia.
Dari perspektif seorang jurnalis, inisiatif seperti "Main-Main di Cipete" merupakan langkah positif dalam mendukung pertumbuhan musik indie di Indonesia. Acara ini tidak hanya memberikan peluang kepada musisi muda, tetapi juga menciptakan ruang interaksi yang bermakna antara seniman dan publik. Melalui kegiatan semacam ini, kita dapat melihat bagaimana komunitas musik dapat berkembang dengan lebih organik dan inklusif, membentuk generasi musisi yang lebih kuat dan terhubung.