Dalam rangkaian kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan bertemakan "Journey to Purity", seorang tokoh agama, Ustaz Erick Yusuf, menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya kemurnian air. Acara ini diadakan oleh sebuah produsen alat pemurni asal Korea Selatan di Masjid Raya Bani Umar, Bintaro. Ustaz mengajak masyarakat untuk merenungkan makna kemurnian baik secara fisik maupun spiritual, menekankan bahwa air bukan hanya sumber kehidupan tetapi juga simbol kesucian.
Seorang pemimpin agama membahas arti mendalam dari kemurnian dalam konteks kehidupan dan spiritualitas. Dia menjelaskan bagaimana elemen dasar ini memiliki nilai yang jauh lebih besar dari sekadar fungsi biologis. Dengan demikian, dia mendorong orang-orang untuk mencermati makna ini dan memasukkannya ke dalam praktik keseharian mereka.
Air dilihat sebagai simbol kesucian, mengingatkan semua orang untuk selalu membersihkan hati, niat, dan perilaku. Ini menjadi ajakan untuk merenungkan dan mengapresiasi inisiatif tersebut, serta menjadikannya sebagai fondasi bagi kehidupan yang penuh berkah. Pesan ini disampaikan dengan tujuan agar masyarakat dapat merenungkan makna mendalam dari elemen vital ini dan memasukkannya ke dalam praktik sehari-hari.
Tokoh agama tersebut juga menyoroti peran penting air dalam kehidupan umat Islam, terutama dalam menjaga kesucian tubuh dan jiwa. Dia menekankan bahwa pesan ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menyediakan produk-produk berkualitas tinggi yang mendukung gaya hidup sehat dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariat Islam.
Selain itu, Ustaz juga menegaskan bahwa air memegang peran sentral dalam kehidupan umat Muslim. Perusahaan produsen alat pemurni tersebut berkomitmen untuk menyediakan produk halal dan berkualitas tinggi. Tujuannya adalah untuk mendukung gaya hidup sehat sambil tetap mematuhi prinsip-prinsip agama. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan holistik yang menggabungkan kesehatan fisik dan spiritual.