Pasar
Saham Indonesia Mengalami Penurunan di Awal Tahun
2025-01-14

Pada perdagangan pertama bulan Januari, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan. IHSG turun dari level 7.000 ke kisaran 6.900. Para analis mencatat bahwa faktor eksternal seperti ketidakstabilan geopolitik dan ketidakpastian terkait pelatikan Donald Trump berkontribusi pada tekanan ini. Selain itu, pasar juga menantikan langkah-langkah kebijakan dari bank sentral AS dan Bank Indonesia yang dapat mempengaruhi arah pasar.

Penurunan IHSG Dipengaruhi oleh Berbagai Faktor Eksternal

Dalam suasana dingin awal tahun, pasar saham Indonesia mengalami goncangan dengan turunnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga mencapai level 6.900. Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa, 14 Januari, saat para investor mulai merespons serangkaian isu global. Analis Robertus Andrianto Serin dari CNBC Indonesia Research menjelaskan bahwa ketidakstabilan geopolitik dan proses pelatikan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menjadi salah satu pemicu utama tekanan ini. Selain itu, pasar masih menunggu kebijakan dari The Fed dan Bank Indonesia yang diperkirakan akan memberikan pengaruh besar pada kondisi ekonomi kedepannya. Menurut Robertus, tekanan ini diperkirakan akan berlanjut hingga bulan Februari.

Dari perspektif seorang jurnalis, situasi ini menunjukkan betapa pentingnya stabilitas politik dan ekonomi global bagi pasar saham domestik. Investor perlu tetap waspada dan memperhatikan perkembangan terbaru baik dari dalam maupun luar negeri untuk mengambil keputusan investasi yang tepat.

More Stories
see more