Gaya Hidup
Sindrom Manusia Serigala di Eropa Menyakitkan Bayi, Ciri-Cirinya
2024-12-09
Di Jakarta, CNBC Indonesia, kita menemukan sebuah kasus serius yaitu serigala syndrome atau sindrom manusia serigala yang menyerang bayi-bayi di Eropa. Euro News mengungkapkan ada 11 kasus seperti ini di seluruh Eropa. Dalam dunia medis, kondisi seperti ini disebut hypertrichosis atau Hipertrikosis. Werewolf syndrome merupakan kondisi langka dengan pertumbuhan rambut yang sangat lebat dan tidak normal di area selain kulit kepala. Menurut Institut Kesehatan Nasional AS (NIH), rambut-rambut tersebut bisa tumbuh hingga menutupi seluruh tubuh, termasuk wajah, dan muncul juga bercak-bercak kecil yang terlokalisasi.
Penelitian Pusat Farmakovigilans Navarre (CFN)
CFN di Spanyol menemukan bahwa beberapa bayi yang terkena sindrom ini memiliki orang tua yang menggunakan pengobatan minoxidil untuk mengatasi kebotakan. Minoxidil adalah obat yang dirancang untuk meningkatkan pertumbuhan rambut dan memperlambat kerontokan rambut pada orang yang mengalami kebotakan. Obat ini dapat diberikan secara oral atau sebagai larutan topikal yang dioleskan langsung ke kulit kepala. Kasus awal pertama kali terungkap ketika CFN menyelidiki seorang bayi yang secara bertahap mengalami pertumbuhan rambut berlebihan di bagian punggung, kaki, dan paha selama dua bulan. Ayah sang bayi telah menggunakan larutan minoxidil 5 persen secara topikal untuk mengatasi kebotakannya. Namun, setelah menghentikan kontak dengan obat tersebut, gejala pada bayi yang terkena benar-benar mereda.Analisis CFN
CFN kemudian melakukan peninjauan terhadap kasus serupa menggunakan data dari Sistem Farmakovigilans Spanyol dan basis data EudraVigilance milik Badan Obat Eropa (EMA). Analisis mereka mengungkap kejadian tambahan dengan karakteristik serupa yang melibatkan bayi di Eropa yang mengalami sindrom manusia serigala dan yang pengasuhnya menggunakan minoksidil topikal untuk mengatasi kebotakan. Mereka menyarankan dua kemungkinan cara minoxidil dapat ditularkan dari pengasuh ke bayi, baik secara oral maupun melalui kontak kulit langsung. Karena bayi memiliki kulit yang lebih tipis dan lebih sensitif dibandingkan orang dewasa, obat topikal lebih mudah diserap ke dalam tubuh mereka.Perubahan Peraturan PRAC
Selebaran yang direvisi sekarang menyertakan peringatan tentang potensi risiko pertumbuhan rambut tubuh yang berlebihan pada bayi setelah kontak dengan area tempat minoxidil dioleskan. Setelah temuan ini, Komite Penilaian Risiko Farmakovigilans Eropa (PRAC) memutuskan untuk memperbarui informasi produk untuk obat yang mengandung minoxidil.Dalam penelitian ini, kita dapat melihat betapa pentingnya memahami hubungan antara obat-obatan seperti minoxidil dengan kondisi kesehatan seperti serigala syndrome. Hal ini mengingatkan kita pada pentingnya memperhatikan penggunaan obat-obatan dengan bijak, terutama ketika ada orang tua yang menggunakan obat untuk mengatasi masalah tertentu di rumah. Kita harus selalu berhati-hati dan memastikan keamanan kesehatan kita dan orang-orang terdekat kita.