Pasar
Unilever Indonesia Rancang Strategi Baru: Divestasi Bisnis Es Krim dan Pembaruan Direksi
2025-01-14

Pada hari ini, PT Unilever Indonesia Tbk mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan Rapat Umum Pemegang Saham Independen (RUPS Independen). Dalam rapat tersebut, para pemegang saham menyetujui dua keputusan penting: penjualan bisnis es krim kepada PT The Magnum Ice Cream Indonesia dan perombakan susunan dewan direksi. Keputusan ini bertujuan untuk memperkuat posisi perusahaan dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

Penjajakan Langkah Strategis Unilever Indonesia

Pada tanggal 14 Januari 2025, di Jakarta, PT Unilever Indonesia Tbk melaksanakan serangkaian rapat dengan agenda strategis yang signifikan. Para pemegang saham setuju atas rencana penjualan bisnis es krim seharga Rp7 triliun kepada PT The Magnum Ice Cream Indonesia. Transaksi ini diharapkan akan memberikan manfaat langsung bagi pemegang saham melalui dividen tunai serta memperkuat posisi kas perusahaan.

Berikut transaksi ini, Unilever Indonesia akan fokus pada tiga bidang inti: Home and Personal Care, Beauty & Wellbeing, dan Nutrition. Perubahan ini bertujuan untuk merampingkan operasional dan meningkatkan efisiensi serta inovasi. Selain itu, perusahaan juga mengumumkan komposisi baru dewan direksi, yang terdiri dari Alejandro Meinardo Jr Santos Concha, Vandana Suri, dan Neeraj Lal.

Alejandro Meinardo Jr Santos Concha memiliki pengalaman luas dalam penjualan dan manajemen umum, termasuk di Filipina, Myanmar, dan Indonesia. Vandana Suri adalah ahli pemasaran berpengalaman yang telah memimpin berbagai merek besar. Neeraj Lal membawa pengalaman selama 22 tahun, termasuk 17 tahun di Unilever, dengan fokus pada operasi global.

Dengan langkah-langkah ini, Unilever Indonesia berkomitmen untuk membangun fondasi yang kuat untuk pertumbuhan jangka panjang dan inovasi berkelanjutan.

Dari perspektif seorang jurnalis, langkah-langkah strategis ini mencerminkan upaya Unilever Indonesia untuk tetap relevan dan kompetitif di pasar yang dinamis. Divestasi bisnis es krim dan pembaruan dewan direksi menunjukkan komitmen perusahaan untuk beradaptasi dengan perubahan pasar dan fokus pada bisnis inti yang lebih efisien dan inovatif. Ini bukan hanya tentang memperkuat posisi finansial, tetapi juga tentang memastikan bahwa perusahaan dapat terus berkembang dan memberikan nilai bagi pemegang saham serta konsumen.

More Stories
see more