Pasar
Wall Street Menghadapi Penurunan di Awal Minggu, Saham Teknologi Terus Melemah
2025-01-13

Pada awal perdagangan Senin, indeks utama Wall Street mengalami penurunan yang signifikan. Investor tampaknya lebih memilih untuk menjual saham-saham teknologi yang sebelumnya menjadi favorit pasar. Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing turun 0,7% dan 1,4%, sementara Dow Jones Industrial Average menunjukkan kinerja yang relatif lebih baik dengan kenaikan 0,3%. Dua minggu terakhir telah menjadi masa sulit bagi ketiga indeks ini, terutama karena penurunan tajam pada sektor teknologi. Saham-saham seperti Palantir dan Nvidia mencatat kerugian signifikan, melanjutkan tren negatif dari pekan sebelumnya. Lonjakan hasil obligasi Treasury juga berperan penting dalam penjualan massal ini, menambah ketidakpastian di antara para investor.

Penurunan signifikan pada saham-saham teknologi menjadi sorotan utama di Wall Street. Palantir dan Nvidia, dua perusahaan yang sebelumnya mendapat dukungan kuat dari investor ritel, mengalami penurunan lebih dari 3% pada hari Senin. Nvidia kehilangan hampir 6% selama dua minggu terakhir, sementara Palantir merosot 11%. Kondisi serupa juga dialami oleh Tesla dan Micron, dua raksasa teknologi lainnya. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi penurunan ini adalah lonjakan hasil obligasi Treasury 10-tahun, yang mencapai level tertinggi sejak November 2023. Hasil obligasi ini meningkat secara drastis setelah laporan pekerjaan yang lebih kuat dari perkiraan, sehingga menimbulkan keraguan tentang kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve.

Katherine Nixon, Kepala Investasi Manajemen Kekayaan di Northern Trust, menjelaskan bahwa inflasi saat ini dan ekspektasi inflasi yang tinggi serta sulit turun, ditambah dengan kenaikan hasil obligasi yang cepat, membuat para investor saham menjadi lebih berhati-hati. "Dengan kondisi ekonomi yang tidak pasti, investor mulai mempertimbangkan langkah-langkah defensif," ujarnya. Pasar saham baru saja melewati minggu yang sangat buruk, dengan Dow kehilangan 697 poin pada hari Jumat. Indeks Dow dan S&P 500 masing-masing turun 1,9% pada pekan lalu, sementara Nasdaq Composite anjlok 2,3%. Ketiga indeks ini sekarang berada di zona merah untuk tahun yang baru dimulai.

Investor berharap awal musim laporan pendapatan kuartal keempat dapat membantu menstabilkan situasi. Beberapa bank besar seperti Citigroup, Goldman Sachs, dan JPMorgan Chase akan melaporkan hasil mereka pada hari Rabu, sementara Morgan Stanley dan Bank of America akan mengumumkan laporan mereka pada hari Kamis. Selain itu, data ekonomi penting seperti indeks harga konsumen bulan Desember akan dirilis pada Rabu pagi, dan indeks harga produsen bulan Desember akan dipublikasikan pada hari Selasa. Investor akan mencermati data-data ini untuk mendapatkan gambaran lebih jelas tentang arah ekonomi ke depan.

Di tengah ketidakpastian pasar, para pelaku pasar mengantisipasi laporan pendapatan kuartal keempat sebagai indikator penting untuk menentukan arah selanjutnya. Dengan harapan bahwa laporan-laporan tersebut dapat memberikan kejelasan, investor berusaha untuk tetap tenang dan mengevaluasi strategi investasi mereka dengan cermat. Meskipun tantangan masih ada, optimisme tentang stabilitas pasar di masa mendatang tetap dipertahankan.

More Stories
see more