Gaya Hidup
Ahli: 3 Minuman Ini Tingkatkan Risiko Stroke, Termasuk Jus Buah
2024-10-04
Bahaya Konsumsi Berlebih Minuman Populer, Ancaman Stroke Mengintai
Banyak orang menganggap minuman seperti soda, kopi, dan jus buah sebagai pilihan yang menyegarkan. Namun, studi terbaru mengungkapkan bahwa konsumsi berlebih dari ketiga jenis minuman ini dapat meningkatkan risiko stroke secara signifikan. Temuan ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih dan mengonsumsi minuman sehari-hari.Minuman Populer Bisa Jadi Bom Waktu Kesehatan
Soda: Pemanis Gula Tingkatkan Risiko Stroke
Studi yang dipimpin oleh University of Galway, Irlandia mengungkapkan bahwa konsumsi soda berkaitan erat dengan peningkatan risiko stroke. Semakin banyak seseorang mengonsumsi soda, semakin tinggi pula risikonya terkena stroke. Penelitian menemukan bahwa minuman soda yang mengandung pemanis gula atau buatan dapat meningkatkan risiko stroke hingga 22 persen. Risiko ini akan semakin meningkat drastis jika seseorang mengonsumsi dua atau lebih soda per hari.Jus Buah: Bukan Selalu Sehat, Bahkan Berisiko Pendarahan Otak
Meskipun dianggap sebagai minuman sehat, jus buah ternyata juga dikaitkan dengan peningkatan risiko pendarahan intraserebral atau pendarahan otak sebesar 37 persen. Risiko ini bisa bertambah hingga dua kali lipat jika seseorang mengonsumsi setidaknya dua minuman jus buah per hari. Menurut para ahli, tidak semua jus buah dibuat sama. Jus buah segar kemungkinan besar memberikan manfaat, namun minuman buah yang dibuat dari konsentrat dengan banyak tambahan gula dan pengawet dapat berbahaya bagi kesehatan.Kopi: Konsumsi Berlebih Tingkatkan Risiko Stroke
Selain soda dan minuman buah, kopi juga dikaitkan dengan perubahan risiko stroke. Menurut para peneliti, minum lebih dari empat cangkir kopi per hari dapat meningkatkan risiko stroke lebih dari sepertiga. Namun, tidak semua minuman berkafein berdampak buruk. Rutin mengonsumsi teh justru dikaitkan dengan penurunan risiko stroke sekitar 20 persen. Secara rinci, minum tiga hingga empat cangkir teh hitam per hari mampu menurunkan risiko stroke sebesar 29 persen, sedangkan mengonsumsi teh hijau dengan jumlah serupa dikaitkan dengan risiko stroke 27 persen lebih rendah.Anjuran Ahli: Batasi Konsumsi Minuman Populer, Pilih Air Putih
Berdasarkan temuan studi, para ahli menganjurkan masyarakat untuk membatasi asupan kopi hingga kurang dari empat cangkir per hari, mengurangi konsumsi minuman bersoda dan jus buah atau minuman lainnya. Jika ingin minuman dingin, disarankan untuk memilih air putih sebanyak mungkin.Menariknya, hasil studi terkait risiko ini berbeda-beda tergantung tempat tinggal peserta penelitian. Sebagai contoh, hubungan antara soda dan risiko stroke paling kuat ditemukan di Eropa bagian Timur dan Tengah, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Selatan. Sementara itu, teh dikaitkan dengan risiko stroke yang lebih rendah di China dan Amerika Selatan, namun risiko stroke yang lebih tinggi ditemukan di Asia Selatan.Studi ini menggunakan data dari proyek penelitian INTERSTROKE yang melibatkan hampir 27 ribu orang di 27 negara, termasuk hampir 13.500 orang yang mengalami stroke pertama. Meskipun temuan ini bersifat observasional dan tidak dapat membuktikan hubungan sebab akibat, hasil penelitian ini tetap menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam mengonsumsi minuman sehari-hari.