Sejak kecil, Hendra Setiawan telah terlibat dalam olahraga badminton. Namun, pada tahun 2001, dia mulai muncul di peringkat profesional ketika berpartisipasi dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Junior. Karirnya terus meroket dan dia berhasil meraih banyak gelar, termasuk medali emas Olimpiade Beijing 2008 bersama pasangannya Markis Kido. Selain itu, dia juga mengoleksi empat medali emas, satu perak, dan satu perunggu kejuaraan dunia. Status juara dunia dia peroleh sekali bersama Kido pada 2007, dan tiga kali dengan Ahsan pada 2013, 2015, dan 2019.
Setelah berjuang selama ini, Hendra sekarang merasa sudah waktunya untuk mengakhiri kariernya. Indonesia Masters 2025 akan menjadi panggung terakhirnya di bulu tangkis pada 21-26 Januari 2025 di Istora Senayan, Jakarta.
Selain mengumumkan pensiun, Hendra juga menyampaikan bahwa dia masih akan bertanding sekali lagi di Indonesia Masters 2025. Ini menjadi momen terakhir bagi para penggemar dan Hendra sendiri. Dia mengucapkan terima kasih kepada banyak pihak, termasuk Tuhan, partner, PBSI, klub JayaRaya, sponsor seperti Victor dan Waroeng Steak&Shake, pelatih, teman2 ganda putra, dan fans yang selalu mendukungnya.
Dia mengingat semua pengalaman dan impian yang telah dicapai selama karirnya. Hendra Setiawan telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dengan keberanian dan ketekunan di dalam olahraga.