Investor dari Amerika Serikat berlomba memperoleh kendali atas TikTok, platform media sosial yang populer. Grup investor yang dipimpin oleh seorang pengusaha teknologi terkenal telah menyiapkan dana lebih dari USD20 miliar untuk mendukung tawaran mereka. Menurut Jesse Tinsley, pendiri Employer.com dan penata usaha utama dalam proyek ini, kelompok tersebut juga mengajak dua eksekutif teknologi senior sebagai mitra investasi. Dengan dukungan dari tokoh YouTuber ternama MrBeast, langkah ini menunjukkan komitmen serius mereka untuk meraih kesepakatan.
Kelompok ini mencoba memposisikan diri sebagai peserta kuat dalam negosiasi yang semakin kompetitif. Salah satu anggota baru adalah salah satu pendiri Roblox Corp dan CEO perusahaan tersebut, sementara yang lainnya adalah salah satu pendiri Anchorage Digital. Meskipun kedua perusahaan tidak memberikan konfirmasi resmi, partisipasi mereka menambah bobot pada tawaran ini. Sementara itu, persaingan tetap ketat dengan adanya penawaran lain yang disponsori oleh mantan pemilik Los Angeles Dodgers dan pembawa acara "Shark Tank". Mereka menaksir bahwa diperlukan sekitar USD25 miliar untuk mengambil alih TikTok.
Dalam lanskap politik dan hukum yang dinamis, ByteDance Ltd, induk TikTok, masih belum secara langsung merespons tawaran-tawaran ini. Perusahaan tersebut sebelumnya bersikeras bahwa operasi TikTok di Amerika Serikat tidak akan dijual. Namun, situasi menjadi lebih kompleks setelah Presiden Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif yang mempersulit keberlanjutan TikTok di pasar AS tanpa divestasi. Meski tantangan besar, potensi TikTok sebagai aset bernilai tinggi dalam konteks perang dagang AS-China membuat prospek akuisisi ini tetap menarik bagi para pemain utama di industri teknologi.
Langkah-langkah ini mencerminkan upaya industri teknologi global untuk beradaptasi dengan perubahan geopolitik dan regulasi. Melalui kolaborasi antara tokoh-tokoh inovatif dan pemimpin bisnis, grup investor ini berharap dapat menciptakan solusi yang menguntungkan semua pihak. Ini bukan hanya tentang memperoleh aset berharga, tetapi juga tentang menjaga integritas dan pertumbuhan ekosistem digital yang terus berkembang.